Disiplin

Bookmark this
August 17, 2019 By Esther Idayanti, M.A.

Usianya sudah 37 tahun, tetapi Serena William masih belum terkalahkan di lapangan tenis dunia. Bahkan ia sudah bertanding lagi 10 bulan setelah melahirkan putrinya melalui operasi yang sulit. Setiap hari, ia berlatih tenis 4 jam, latihan beban 2 jam, dan aerobik 1 jam. Total 7 jam ia melakukan hal yang sama dan membosankan setiap hari! Makanannya diukur dan diatur, hanya bahan-bahan yang bergizi, yang biasanya tanpa rasa. 

Disiplin adalah melakukan hal-hal yang membosankan atau yang tidak kita sukai, untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Disiplin adalah menderita dalam jangka pendek, untuk bersenang-senang dalam jangka panjang. Anda tidak perlu disiplin untuk shopping, makan enak, jalan-jalan, atau melakukan hal-hal yang Anda sukai. Tapi tidak ada hal yang dapat dicapai tanpa disiplin, tidak peduli seberapa besar kecerdasan atau talenta seseorang. 

MULAI DENGAN HAL KECIL. Jangan bermimpi untuk menulis buku, kalau Anda tidak pernah menulis diary atau menulis laporan di kantor. Jangan berpikir menjadi juara dunia, kalau belum ikut pertandingan antar RT.

MENGERTI MENGAPA ANDA MELAKUKANNYA. Motivasi saja tidak cukup. Motivasi bersifat sementara. Karena itu kantor-kantor memberi pelatihan motivasi secara berkala. Orang cenderung lupa. Tetapi, kalau kita tahu alasan mengapa kita melakukannya, maka tanpa dimotivasi pun kita akan lakukan. Tidak perlu dimotivasi untuk menulis, saya menulis karena saya perlu membaca, belajar, dan mencari cerita untuk membangun anak-anak saya.

Disiplin bukan tentang uang, kecerdasan, atau kemampuan. Disiplin adalah benih yang setiap orang miliki dalam dirinya, tetapi kurang dimanfaatkan. Disiplin adalah jembatan yang menghubungkan antara di mana kita saat ini dan apa yang kita ingin raih di masa depan. (Esther Idayanti)

RASA SAKIT AKIBAT MENDISIPLINKAN DIRI TIDAK SEBESAR RASA SESAL DI KEMUDIAN HARI.



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.