Edisi Cinta

Bookmark this
March 16, 2020 By Esther Idayanti

Seorang anak ditanya, “Cinta itu apa?” Dijawab, “Cinta adalah ketika seekor anak anjing melonjak-lonjak menciumimu.” Orang yang bertanya tertawa. Lalu anak kecil itu melanjutkan, “Bahkan setelah kamu meninggalkannya di rumah sendirian selama seharian.” Apakah kita bisa tetap mencintai ketika “ditinggalkan” atau tidak mendapatkan keuntungan apapun? Apakah kita bisa mencintai tanpa syarat, memberi tanpa pamrih, dan peduli pada orang lain tanpa ekspektasi apapun?

Cinta bukanlah “bila” atau “karena”: bila kamu baik padaku, bila kamu berubah, karena kamu memberi aku hadiah. Cinta adalah “bahkan” dan “walaupun”: bahkan ketika kamu tidak melakukan apa-apa untukku, walaupun kamu berubah, walaupun kamu berbeda dariku. Memang sulit. Bahkan orang yang telah menikah ada yang berpikir, “Kalau dia tidak bisa menafkahiku, pisah saja. Bila dia tidak lagi cantik, ada yang lain. Karena aku sudah tidak cinta, untuk apa dipertahankan?”

Cinta yang egosentris ini sepertinya menguntungkan, tetapi sebenarnya justru berbahaya bagi kesehatan mental. Ketika Anda belajar mengasihi dan menerima orang lain apa adanya tanpa syarat, maka secara tidak sadar Anda belajar menerima diri sendiri apa adanya. Sebaliknya, ketika Anda menetapkan syarat untuk mencintainya, maka Anda berpikir orang lain (bahkan Tuhan) juga melakukan hal yang sama pada Anda. Lalu Anda berjuang untuk mendapatkan cinta orang lain dengan memenuhi semua syarat yang Anda pikir mereka tetapkan. Tetapi sulit untuk mempertahankan hubungan ini, karena Anda juga menetapkan syarat padanya. Ketika syarat tidak dipenuhi, Anda kecewa, hubungan rusak bahkan putus. Mencintai tanpa syarat itu baik bagi kesehatan mental kita.

Cinta bukanlah sebuah piala untuk diperjuangkan, tetapi pemberian Tuhan bagi kita secara cuma-cuma, tanpa syarat. Ketika kita memahami hal ini, barulah kita bisa mencintai sesama tanpa syarat. (Esther Idayanti)

CINTA BUKANLAH PERASAAN ATAU EMOSI SEMENTARA. CINTA ADALAH KOMITMEN DAN PENGORBANAN.

Written by

Esther Idayanti



 

Mengunduh Artikel

Anda dapat mengunduh artikel yang anda tulis disini untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tulisan anda harus sesuai dengan norma norma dengan ajaran Kristus.